Rabu, 11 Juli 2012




Sebuah perkumpulan busuk yang bernama CABAL membawa kehancuran pada Nevareth yang pernah sangat makmur di masa lampau.
Daratan dikoyak kehancuran besar. Penduduk yang selamat terserak di
seluruh daratan Nevareth. Semua harapan hampir pupus. Di tengah
kehancuran ini, muncullah 7 Sage yang bangkit demi keselamatan Nevareth. Mereka adalah sekelompok master yang menguasai kekuatan Force kuno. Ajaran mereka mengayomi dan melindungi Nevarethian dari kebengisan Cabal. Di saat yang sama, ada yang membangun kembali CABAL yang porak-poranda.


Beberapa abad kemudian, Ingatan manusia akan ajaran para sage
serta kehancuran besar di Nevareth mulai lamur.

Kini, setelah berselang 2000 tahun, CABAL kembali bangkit dengan
rencana bengis guna menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.

Seorang bocah raja disiapkan untuk menyapu bersih populasi manusia
dari muka bumi. Cabal telah menyiapkan serangan pamungkas mematikan bagi keselamatan Nevareth. Pilihan mutlak berada di genggamanmu; akankah kau, sang ksatria, bangkit melawan CABAL dan mengungkap kekuatan yang tertidur dalam dirimu? Akankah kau bertarung mati-matian demi penduduk Nevareth layaknya para ksatria yang jauh mendahuluimu? Tentukan pilihan lalu lekas kemasi armor dan senjatamu. Takdir yang penuh pertarungan sengit menantimu!

Jalani petualanganmu dengan hati-hati, dengan berbagai NPC yang
bisa kau temui, batas antara musuh dan teman tak jelas kentara. Teman yang kau sangka rekan abadimu bisa membokongmu dan musuh bebuyutanmu bisa jadi gantungan nyawamu.

Karakter
Warrior
Spoiler:

Petarung Jarak dekat dengan Kekuatan tanpa tanding WARRIOR



Ada 6 skill bertarung berjuluk "Authentic Six" yang turun-temurun berkembang di antara Nevarethian. Dari semua Authentic
Six, "Warrior", "Blader" dan "Wizard" telah berkembang sebelum Nevareth
Exodus, tepatnya pada masa yang Diagungkan. Menurut teori, ketika
teknologi core mencapai masa keemasannya, ratusan grup berlatih dan
mempelajari skill unik mereka masing-masing. Namun, skill bertarung yang ada sekarang dikembangkan oleh generasi pertama 7 sage berdasarkan pengetahuan nevarethian yang selamat melalui nevareth exodus.

"Warrior" adalah mereka yang mewarisi bentuk awal dari "force".
Mereka mengandalkan kekuatan fisik dengan menggunakan force tanpa
sedikitpun memanipulasinya. Jadi, bagi seorang Warrior, kekuatan fisik
berada di atas bentuk force lainnya.

Karena mereka mementingkan kekuatan fisik alih-alih teknik dan
kecepatan, pertempuran yang dilalui warrior dinamis dan menarik untuk
disaksikan. Sebaliknya, pemahaman mereka akan manipulasi force sangat terbatas. Tak heran, jika intelligence mereka tidak begitu diperhatikan dalam training.

Akan tetapi, Warrior yang berpengalaman konon mampu membangkitkan
kemampuan laten mereka dengan menggunakan Force. Mereka bisa berubah menjadi Berserker Warrior dan mampu mensummon Astral Weapon setelah mengalami pencerahan jiwa dalam force.


Blader
Spoiler:

Pedang yang Mematikan, Pendekar Pedang Kembar
Tercepat BLADER



"Bladers" adalah mereka yang menguasai "bentuk kedua
force" yang diturunkan sejak Nevareth Exodus. Menurut catatan Tower Of
Sages, skill blader berasal dari gerakan bela diri yang dipraktekkan di
negara timur pada jaman yang terlupakan. Bela diri itu ditemukan dan
dikembangkan kembali di Masa Yang Diagungkan. Generasi pertama dari 7 sage kemudian mengubahnya menjadi skill bertarung ala Blader di masa kini.

Latihan para Blader dipusatkan pada cara memaksimalkan kemampuan
fisik dengan menggunakan Force. Blader lebih mengutamakan teknik rumit dan kecepatan kilat daripada kekuatan yang destruktif. Pada awalnya, Blader menggunakan berbagai macam senjata sebelum akhirnya mereka sadar bahwa Pedang Kembar adalah senjata yang paling tepat bagi mereka.

Lantas, Pedang Kembar menjadi lekat dengan para Blader. Sejak saat itu, Blader dikenal sebagai ksatria yang menggunakan Pedang Kembar bermata tunggal atau ganda sebagai senjata utama mereka. Demi mempertahankan kecepatan mereka, Blader memilih armor yang ringan serupa "Martial Suit Set" dari Benua Huan.

Setali tiga uang dengan para Warrior, Blader memiliki pemahaman
force yang minim. Imbasnya, mereka lebih kerap menempa kekuatan fisik
dan agility mereka ketimbang mendalami pemahaman akan force yang
memerlukan intelligence

Blader berpengalaman dikatakan mampu menciptakan bayangan dengan
memaksimalkan agility mereka. Mereka juga mampu membunuh musuhnya
seketika dengan mensummon astral weapon yang merupakan hasil pencerahan
spiritual dalam force.


Wizard
Spoiler:

Penhancur pamungkas, Penguasa force WIZARD

"Wizard" adalah para Ksatria yang menguasai "bentuk force
pamungkas", yang diwarisi oleh Tower of Sages dari Masa yang Diagungkan.
Wizard memanipulasi Force guna menutupi kelemahan fisik mereka.

Layaknya sword skill, magic spell juga berasal masa yang hilang.
Namun, salah satu teori terkenal mengatakan bahwa magic pertama kali
digunakan sebagai senjata tarung pada Masa yang Diagungkan. Gaya
bertarung wizard yang masih berkembang kini adalah hasil pengembangan generasi pertama 7 sage.

Jika sword skill digunakan untuk memaksimalkan kemampuan fisik dan kekuatan penghancur, Magic skill tidak hanya semata metode bertarung. Magic skill juga merupakan ilmu yang mempelajari cara memanfaatkan force dalam diri untuk memanipulasi kekuatan luar demi menciptakan energi yang kuat.


Di masa awal Nevareth, Wizard menggunakan alat pengendali force yang
disebut "Force Stick" yang merupakan peninggalan Masa yang Diagungkan.
Kemudian, setelah teknologi core berhasil dirunut dan dikembangkan
kembali, para Wizard mengalihkan pilihan pada pengendali force yang
lebih agresif, Orb.


Orb bisa dikenakan di satu tangan. Artinya, seorang wizard bisa
menggunakan dua buah orb sekaligus guna menggandakan kekuatan
serangannya. Sepasang orb juga memungkinkan pemakainya melancarkan
berbagai magic spell dalam satu waktu.

Wizard menghabiskan banyak waktunya untuk meningkatkan tingkat
intelligence. Di sisi lain, kekuatan fisik dan tingkat agility mereka
rendah. Tak ayal, mereka lebih memilih armor yang ringan seperti Martial
Suit Set. Menurut sebuah teori yang belum terbukti kebenarannya, Wizard menghindari armor logam karena menghalangi kontak dengan kekuatan luar.

Bagi Wizard yang penuh pengalaman, melancarkan berbagai magic spell
dalam satu waktu sama saja semudah membalikkan telapak tangan. Di tangan mereka, spell sederhana pun bisa jadi senjata yang mematikan


Force Archer
Spoiler:

Pemanah yang melancarkan tembakan maut pembelah angin
FORCE ARCHER



Di antara Authentic Six, "Force Archer", "Force Shielder"
dan "Force Blader" tidak berasal dari Tower of Sages seperti ketiga
battle style lainnya. Ketiga battle style ini dikembangkan secara
independen selama ratusan tahun sejak Nevareth Exodus. Di masa lalu,
ketiga battle style ini disebut sebagai "Force Handler", namun
terminologi itu kini bisa dikenakan pada semua jenis Battle Style.


Dari ketiga battle style independen ini, "Force Archer" berasal dari
kelompok Wizard. Mereka sadar betul akan kemungkinan penggunakan magic spell jarak jauh. Lantas, mereka mempelajari berbagai cara untuk
meningkatkan potensi tersebut. Sudah menjadi rahasia umum diantara para Force Handler bahwa hubungan antara jarak dan ruang berbanding terbalik dengan relasi antara ruang dan kekuatan.

Para pendiri Force Archer nyatanya lebih gandrung akan relasi jarak
dan kecepatan ketimbang ruang dan kekuatan. Ini berimbas pada penciptaan skill serangan force jarak jauh dan penemuan crystal, varian lanjutan dari Orb para Wizard, yang digunakan untuk mengontrol force alih-alih memperkuatnya.

Penemuan luar biasa ini merambat pada penemuan penting lainnya,
"Astral Bow" yang meminimkan resiko penurunan kekuatan ketika
menggunakan force jarak jauh dan meningkatkan kecepatan serangan dan pengendalian force pada saat yang sama. Astral Bow kemudian menjadi batu loncatan bagi kemunculan "Astral Weapon", perwujudan dari Force.

Tidak dibutuhkan kekuatan fisik dan agility tinggi guna mengontrol
kristal. Force Archer masyhur sebagai ksatria yang paling jarang
bergerak dibanding ksatria dengan Battle Style lainnya. Mereka kerap
dikenali sebagai ksatria yang gemar memakai "Battle Suit Set" dari Benua Pastur, yang memiliki pertahanan yang lebih mumpuni armor-armor yang ringan.

Force Archer yang berpengalaman mampu melancarkan serangan force
jarak jauh secepat kilat bila mereka berlevel master dalam pengendalian
Force. Mereka dapat pula melancarkan serangan mematikan ke musuh dari jarak jauh dalam satu tarikan busur.


Force Shielder
Spoiler:

Ksatria gigih yang menggunakan Force untuk melindungi
yang lain FORCE SHIELDER




Penemuan Crystal membuka peluang untuk menciptakan jenis
pengendalian force baru. Force Shilder menyadari bahwa Astral Bow milik force archer dapat mendukung pengendalian force jarak jauh. Sadar dengan hal ini, Force Shielder mempelajari bagaimana cara memapatkan force di sekitar cystal hingga force yang terkumpul tidak terpendar saat menyerang musuh. Maka, terciptalah apa yang kemudian diberi nama Astral Shield.

Penciptaan Astral Shield membuka lembaran baru sejarah persenjataan
Nevarethian. Astral Shield memiliki kekuatan defense yang sangat digdaya hingga bisa juga digunakan untuk melakukan serangan. Para Warrior dan Blader yang mati-matian mencari cara bertarung dan bertahan dengan lebih baik beralih menjadi Force Shielder. Mereka memimpikan pertahanan tanpa tanding dan satu gaya bertarung yang khas. Maka, mereka mulai menanggalkan armor lamanya dan memakai armor berat layaknya Armor Suit para Warrior sembari tetap menenteng Astral Shield.

Force Shielder adalah ahli pengendalian force jarak dekat, artinya
mereka tidak bisa melakukan serangan jarak jauh. Demi menutup celah
kelemahan ini, Force Shielder mengembangkan spell magic pendukung yang mampu meningkatkan kekuatan serangan dengan memanipulasi kekuatan luar di sekitar tubuh mereka. Inilah yang membuat Force Shielder bisa disejajarkan dengan para Wizard.

Penemuan revolusioner ini memacu munculnya perubahan drastis battle
style di Nevareth. Seorang Force Shielder harus menempa kekuatan
fisiknya agar mampu menyandang armor suit - armor paling kuat sekaligus paling berat-. Mereka juga dituntut untuk terus mendalami pemahaman akan force guna memaksimalkan kemampuan pengendalian force. Seorang Force Shielder tak boleh memandang sebelah mata dexterity yang menentukan ketepatan serangan sebab ia hanya bisa menggunakan satu pedang untuk melakukan serangan.

Force Shielder dengan pengalaman bertarung yang panjang memahami
berbagai cara untuk memanipulasi Astral Shield serta mampu
menyempurnakan pertahanan mereka jika mereka menguasai pengendalian force jarak dekat dengan sempurna.


Force Blader
Spoiler:

Pendekar Pedang dengan Pedang Force Berkilat FORCE BLADER


Penemuan Crystal dan lahirnya Force Archer memicu
munculnya varian Battle Style lainnya selain Force Shielder. Karena
Force Blader muncul semasa dengan Force Shielder, keduanya memiliki
banyak kemiripan. Dari masa awal Nevareth, Nevarethian telah bermimpi
untuk menggunakan pedang dan magic secara bersamaan hingga munculnya ksatria yang bisa bertarung baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh bukanlah sebuah kemustahilan.

Namun, impian itu hanya sekadar hayalan sia-sia belaka sampai Force
Archer dan Force Shielder muncul. Lantas, membuncahlah ketertarikan
untuk mempelajari gaya bertarung yang menggabungkan magic dan ilmu
pedang: Force Bladers.

Pada awalnya, Force Blader menggunakan Pedang di satu tangan dan
Force Contoller di tangan lainnya. Berbeda dengan saudaranya Force
Shielder yang lebih defensif, petarung Force Blader sangat mementingkan Agility guna mempertajam ketepatan serangan mereka. Tak ayal, dengan alasan yang sama, mereka menghindari armor yang lebih berat dari Battlesuit layaknya Armoursuit set. Lantas guna menunjang sisi ofensif mereka, para force blader lebih memilih Orb, yang lebih destruktif alih-alih hanya berfungsi mengontrol Force belaka.

Penelitian guna mempertajam battle style Force Blader berhasil
mempertajam Agility mereka. Namun, tetap saja hasil penelitian tidak
memberikan hasil yang maksimal. Agility sword skill Force Blader belum
setaraf Blader. Belum lagi, kemampuan magic Force Blader yang masih
kalah tanding jika disejajarkan dengan kemampuan magic Force Archer dan Wizard. Force Blader juga tak mampu melancarkan support magic spell layaknya Force Shielder. Ini memaksa Force Blader berjuang keras guna mengejar ketertinggalan mereka. Force Blader harus segera mencari celah untuk menaikkan kedigdayaan mereka. Akhirnya, setelah melalui riset yang terentang selama beberapa masa, petarung Force Blader akhirnya menyadari cara untuk mempertegas kekuatan mereka: pengunaan pedang dan magic secara simultan. Maka, lahir sebuah battle skill baru yang diberi nama Magic Sword Skills. Inilah jalan panjang yang dilalui untuk melahirkan para Pendekar Pedang Magis.

Karena para Force Blader harus mahir memainkan pedang dan menguasai
magic, mereka melatih kekuatan fisik dan intelligence mereka secara
seimbang. Walaupun, tidak begitu banyak Magic Sword Skill yang bisa
dipelajari, Force Blader tetap menggabungkan skill pedang dan magicnya
kala menyerang. Konon, Force Blader dengan yang kenyang makan garam pertarungan di daratan Nevareth mampu menggabungkan segala magic spell dengan sword skill mereka. Force Blader sekelas ini juga mampu menyebabkan damage yang lebih parah pada lawan mereka dengan menguasai teknik penggabungan magic skill dan sword skill.(acehline.coolbb.net)
Maw Download Game ini!!!! Klik Disini

-download-
 

1 komentar:

yashpaldaggett mengatakan...

How to bet on sports online - JTG Hub
The 구미 출장마사지 first step is to bet on football. As with any other sport, there are several 부천 출장샵 different 울산광역 출장샵 ways to bet 동해 출장안마 on it. · There are three 출장안마 bets – a

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo